Universitas Dian Nuswantoro

Kampusku kieeeeeee .........

Sistem Informasi Udinus

Masuk Siadin siniiiiiiii ..................

Dinustech

Sekali-kali ke Dinustech dooooonggg ...............

Komponen-komponen Computer

Komponen-komponen Computer

Transistor chips CPU

Jumlah Transistor dalam chips CPU

Kamis, 09 Agustus 2012

Perbedaan OSI Layer dengan TCP/IP Layer

Apa sih Perbedaan OSI Layer dengan TCP/IP Layer?? hoho. Itulah salah satu pertanyaan kuis Jaringan Komputer aku. Soalnya pas mau kuis, aku gag begitu konsen baca bahan dari Dosen aku. Tapi untungnya aku bisa menerka-nerka perbedaan keduanya. Maka akupun berinisiatif buat posting soal Perbedaan OSI Layer dengan TCP/IP Layer ini, biar aku inget kalo-kalo lain kali ada yang tanya, ato keluar soal ujian yg seperti ini.
OK baiklah, mari kita bahas.
Perhatikan gambar ini!


Dari gambar, dapat dilihat beberapa perbedaan OSI Layer dengan TCP/IP Layer yang aku simpulkan menjadi 5 buah perbedaan.
1. OSI layer memiliki 7 buah layer, dan TCP/IP hanya memiliki 4 Layer
2. 3 Layer teratas pada OSI layer, yaitu application, presentation, dan session direpresentasikan kedalam 1 lapisan Layer TCP/IP, yaitu layer application.
3. Layer Network pada OSI Layer direpresentasikan sebagai Layer Internet pada TCP/IP Layer, namun fungsi keduanya masih tetap sama.
4. Layer Network Access pada TCP/IP menggabungkan fungsi dari Layer DataLink dan Physical pada OSI Layer, dengan kata lain, Layer Network Acces merupakan representasi dari kedua layer paling bawah dari OSI Layer, yaitu DataLink dan Physical.
5. TCP/IP layer merupakan “Protocol Spesific”, sedangkan OSI Layer adalah “Protocol Independen”
itulah sekilas perbedaan diantara keduanya. Aku bedakan berdasarkan pola pikir aku yg masih cetek, hehe.
Kritik dan saran, ditunggu ya.. Kalo ada perbedaan lain dari  OSI Layer dengan TCP/IP Layer, silahkan anda tuliskan di kolom komentar. Pasti akan lebih berguna. Trimakasih.

Senin, 06 Agustus 2012

Peralatan yang dibutuhkan untuk membuat hotspot ISP server dan client

Berlatih membuat ISP Local/Intranet


ISP (Internet Service Provider) merupakan suatu perusahaan yang memberikan layanan dalam pelayanan internet.. dengan adanya ISP,, koneksi kita diatur sedemikian rupa agar kita dapat terkoneksi ke Internet.

Dengan berkembangnya sarana informasi atau telekomunikasi yang sangat menunjang berbagai aspek di masyarakat serta demi kemajuan bangsa untuk tidak terbelakang dari Negara lain serta untuk memperluas jaringan komunikasi antara daerah maka perlu diberdayakan jaringan INTERNET.Dengan ISP yang menjadi penyedia layanan atau ISP (Internet Service Provider) yang mampu mengembangkan dari segi kualitas dan pelayanan dengan SDM yang professional di bidangnya.

Dengan adanya INTERNET di masyarakat baik itu secara Personal Internet (Home Internet),Office Internet maupun Warnet maka akan semakin mudahnya masyarakat untuk melakukan komunikasi dan mencari informasi di layanan Internet itu.Maka dari itu,ISP sebagai penyedia layanan Internet siap memberikan layanan dengan maksimal kepada client. Tanpa adanya ISP yang mengatur koneksi ke Internet, maka kita akan kesulitan untuk berkomunikasi di dunia maya.. berikut ini merupakan langkah-langkah pembuatan proposal usaha “Membangun ISP”: 

1.Penggunaan Dan Sumber bahan baku

Penggunaan dan sumber bahan baku yang digunakan dalam proses produksi ISP ini antara lain sebagai berikut ini:

4 Komputer Server Sebagai sebuah server yang menyediakan berbagai layanan yang dapat diakses oleh computer client seperti layanan DHCP,Web Server,Domain Controled dan berbagai layanan lain. 
6 Cisco Router sebagai alat yang dapat menghubungkan 2 segmentasi yang berbeda dalam jaringan computer 
12 Cisco Switch sebagai alat yang mentransmisikan beberapa simpul yang akan memudahkan dalam koneksi jaringan ISP yang akan dibuat 
24 Komputer Operator yang berfungsi sebagai alat yang akan digunakan untuk memonitoring traffic data dan meng-control akses client agar client dapat dengan mudah mengakses berbagai layanan. 
5 Wireless Smart Bridge yang berfungsi sebagai media transmisi jaringan tanpa kabel antara base station yang akan memudahkan client maupun operator dan memberikan efisiensi tempat karena dengan menggunakan wireless,jarak yang ditempuh dapat lebih jauh jangkauan jaringannya daripada menggunakan kabel UTP biasa . 
4 Tower yang berfungsi sebagai sarana pendukung sinyal 
Kabel Fiber Optic sebagai penghubung media jaringan dengan menggunakan kabel serat optic yang dapat berjarak 75 Km 
Kabel UTP + RJ45 sebagai kabel jaringan yang berjarak pendek 
50 Computer pendukung dengan detail sebagai berikut: 
ü P4 Dual Core

ü Memory 1 Gb

ü HD 120 Gb Sata

Software Client Server sebagai system operasi dan software aplikasi yang berfungsi sebagai fondasi dasar dari jaringan ISP yang kita buat 
Pendukung Jaringan(Crimping,Tester dll) yang berfungsi mempermudah pekerjaan teknisi jaringan dalam membangun ISP 
2.Proses Produksi dan Peralatan yang digunakan

Tempatkan router,Server dan Wireless seperti gambar: 





Buatlah Jalur Jaringan dengan menggunakan berbagai media transmisi seperti dengan menggunakan Wireless,Kabel UTP,Serial,dan Fiber Optic 
Lakukan Installasi semua peralatan Jaringan,mulai dari Router,Komputer,Server dll sehingga semua peralatan dapat saling berkomunikasi 
Koneksikan ISP ke Internet melalui Gateway 
Tempatkan beberapa Client yang telah terdaftar untuk dapat menikmati beberapa fasilitas yang diberikan 
Buatlah beberapa macam layanan yang disediakan Server seperti layanan Mail,Web,DHCP dan lain-lain sesuai dengan kebutuhan 

Cara membuat hotspot wifi

Dalam kesempatan kali ini, ankpiann blog akan berbagi tentang cara membuat hotspot di komputer kita sendiri.
Kawan-kawan tidak perlu membeli router dengan harga yang mahal, cukup dengan sebuah software dan komputer kawan-kawan akan menjadi hotspot.. :D

So... langsung saja, ikuti petunjuk dibawah ini kawan-kawan.

1. Download Connectify.
2. Setelah download, kemudian extract dan jalankan.
3. Jika muncul kotak dialog, pilih saja install.


4. Setelah proses install selesai, isi nama dan pasword untuk membuat hotspot.
5. Untuk setting, pada Internet to Share pilih modem mana yang sedang kawan-kawan pakai.
    Contoh : Smart


6. Untuk Share over dan , Sharing mode biarkan pada setting defaultnya.


7. Setelah itu klik Start Hotspot, dan tunggu beberapa saat
8. Komputer kawan-kawan sudah siap menjadi Hotspot.

Powerpoint 2007; Cara membuat template sendiri




  1. Buka presentasi kosong, kemudian klik ‘slide master’ pada tab ‘view’ dalam kelompok ‘Presentation Views’
  2. Klik 'Insert Slide Master' pada tab Slide master dalam kelompok Slide master
    Catatan
    Dalam slide thumbnail panel, slide master mewakili slide gambar yang lebih besar, dan layout yang terkait berada di bawahnya.
    Banyak presentasi berisi lebih dari satu slide master, sehingga Anda mungkin harus mencari salah satu yang Anda inginkan.
  3. Untuk mulai mengubah slide master, lakukan satu atau lebih hal berikut:

    • Untuk menghapus salah satu dari built-in slide layout standar yang menyertai slide master, pada thumbnail panel, klik kanan setiap slide layout yang tidak akan anda digunakan, kemudian klik ‘Delete Layout’.
    • Untuk menghapus yang tidak diinginkan, standar placeholder, pada thumbnail panel, klik tata letak slide yang berisi placeholder, klik perbatasan placeholder dari dalam jendela presentasi, kemudian tekan ‘DELETE’.
    • Untuk menambahkan teks placeholder, pada thumbnail panel, klik tata letak slide yang akan diisi placeholder, dan kemudian lakukan hal berikut:

      1. Pada tab ‘Slide Master’, di grup ‘Master Layout’, klik ‘Insert Placeholder’, kemudian klik ‘Text’.
      2. Klik lokasi pada slide master, kemudian tarik untuk memberi tempat.
      3. Ketik Deskriptif jenis teks bagi pengguna template Anda, untuk memasukkan informasi spesifik.
    • Untuk menambahkan jenis placeholders yang berisi konten seperti foto, clip art, SmartArt gambar, grafik, film, suara, dan meja pada tab Slide Master, di Master Layout grup, klik placeholder jenis yang ingin Anda tambahkan .
    • Untuk menerapkan tema (untuk memasukkan warna, format, efek, dalam sebuah layout) untuk presentasi, pada tab ‘Slide Master’, di grup ‘Edit Theme’, klik Tema, kemudian klik ‘theme’.
    • Untuk mengubah latar, pada tab ‘Slide Master’, dalam latar belakang grup, klik ‘Background Styles’, dan kemudian klik ‘Background’.
    • Untuk mengatur orientasi halaman untuk semua slide dalam presentasi, pada tab ‘Slide Master’, di grup ‘Page Setup’, klik ‘Slide Orientation’, kemudian klik salah satu Portrait atau Landscape.
    • Untuk menambahkan teks yang muncul dalam catatan kaki di bagian bawah dari semua slide dalam presentasi, lakukan berikut ini:

      1. Pada tab Sisipkan, dalam Teks grup, klik Header & Footer.
      2. Di Header dan Footer kotak dialog, pada tab slide, pilih kotak Footer, kemudian ketik teks yang akan muncul di bagian bawah slide.
      3. Untuk menampilkan konten footer di semua slide, klik Terapkan untuk Semua.
  4. Klik ‘Tombol Microsoft Office’ , kemudian klik ‘Save As’.
  5. Pada kotak ’File name’, ketik nama file, atau tidak melakukan apa pun yang disarankan untuk menerima nama file.
  6. Pada ‘Save as type’, klik ‘Template PowerPoint’, kemudian klik ‘Save’.