Sejarah ditemukannya Mikroprosesor Pentium berawal pada tahun 1958, seorang insinyur bernama Jack Kilby yang bekerja pada Texas Intruments mencoba memecahkan masalah dengan memikirkan sebuah konsep menggabungkan seluruh komponen elektronika dalam satu blok yang dibuat dari bahan semikonduktor. Terciptalah chip yang pertama, meskipun masih dengan segala kekurangan dan kelemahannya. Beberapa saat setelah itu, Robert Noyce, yang bekerja pada Fairchild Semiconductor Corporation, menemukan hal serupa, meskipun mereka bekerja pada dua tempat yang berbeda. Sejak penemuan pertama sebuah IC, riset banyak dilakukan untuk menyempurnakan sebuah IC.
Beberapa hal yang cukup penting dalam sebuah IC adalah ukuran dan daya listrik yang dibutuhkan sebuah IC untuk berfungsi dengan baik. Saat ini, sebuah IC yang ukurannya sekitar jari kuku manusia, di dalamnya terdapat ratusan juta komponen yang terintegrasi menjadi satu. Gorden Moore, co-founder perusahaan Intel, pada tahun 1965 memperkirakan bahwa jumlah transistor yang terdapat dalam sebuah IC akan bertambah 2 kali setiap 18 bulan sekali.
Kecenderungan peningkatan jumlah transistor ini telah terbukti setelah sekian lama dan diperkirakan akan terus berlanjut. Sebagai contoh perkembangan IC, sebuah 64-Mbit DRAM yang pertama kali di pasaran pada tahun 1994, terdiri dari 3 juta transistor. Dan microprocessor Intel Pentium 4 terdiri lebih dari 42 juta transistor dan kira-kira terdapat 281 IC didalamnya. Bahkan berdasar pada International Technology Roadmap for Semiconductor (ITRS), diharapkan akan tersedia sebuah chip yang terdiri dari 3 milyar transistor pada tahun 2008. Umumnya, bahan semikonduktor yang digunakan dalam pembuatan IC, adalah silikon. Beberapa bahan lain pun juga memungkinkan untuk digunakan. Proses pembuatan IC sendiri terdiri dari ratusan step. Meskipun proses pembutan hingga siap untuk digunakan sangatlah rumit, namun keuntungan yang didapat dari fleksibilitas sebuah IC dibandingkan dengan jika tidak menggunakan IC.
Jika ditilik dari sejak penemuan sebuah IC, teknologi IC boleh dibilang masih sangat muda. Belum genap setengah abad dari pertama kali diproduksi, IC telah berperan penting dalam peradaban manusia. Seperti komputer misalnya, yang proses utamanya dikontrol oleh ratusan IC. Komputer merupakan hal penting dalam mendukung perkembangan teknologi lainnya. Sudah sepantasnya kita mengucap syukur kepada Tuhan, yang telah mengizinkan perkembangan teknologi terjadi begitu pesatnya, yang akhirnya membawa kemudahan bagi umat manusia. Bayangkan jika pada waktu itu IC tidak ditemukan. Mungkin perkembangan teknologi tidak akan seperti sekarang ini.
IC sendiri dipergunakan untuk bermacam-macam piranti, termasuk televisi, telepon seluler, komputer, mesin-mesin industri, serta berbagai perlengkapan audio dan video. IC sering dikelompokkan berdasar jumlah transistor yang dikandungnya berikut adalah penggolongan IC berdasar jumlah transistor
* SSI (small-scale integration) : chip dengan maksimum 100 komponen elektronik.
* MSI (medium-scale integration) : chip dengan 100 sampai 3.000 komponen elektronik.
* LSI (large-scale integration) : chip dengan 3.000 sampai 100.000 komponen elektronik.
* VLSI (very large-scale integration) : chip dengan 100.000 sampai 1.000.000 komponen elektronik.
* ULSI (ultra large-scale integration) : chip dengan lebih dari 1 juta komponen elektronik.
Dan perkembangan mikroprosesor ini sangat pesat sejak awal ditemukan. pada tahun 1971 diciptakan 4004 Microprocessor Pada tahun 1971 munculah microprocessor pertama Intel
Dan saat ini pada Tahun 2011, kemampuan prosesor chipset akan melonjak dengan tajam. Menurut beberapa pengamat, industri ini akan menghadirkan chip yang memiliki kemampuan hingga 10GHz atau setara dengan 10.000 MHz.
Sebuah kelompok insinyur desain mikroprosesor saat ini bekerja di laboratorium IBM, Intel, AMD, Motorola dan di tempat lain, berusaha untuk membuat prosesor 10GHz menjadi sebuah kenyataan. Chip ini tidak hanya memiliki kecepatan clock tinggi. Mereka akan memiliki kemampuan lain yang mencakup arsitektur yang dapat meningkatkan paralelisme, atau kemampuan untuk memproses beberapa instruksi prosesor per-clock, dan akses lebih baik untuk menyimpan data yang lebih besar.
Iklan pertama untuk mikroprosesor muncul di Electronic News. Federico Faggin, Ted Hoff, dan timnya di Intel Corporation mendesain mikroprosesor 4004 ketika membuat sebuah IC pesanan untuk Busicom, sebuah perusahaan kalkulator Jepang. Mikroprosesor 4004 mempunyai 2.250 transistor PMOS, menangani data 4 bit, dan dapat mengeksekusi 60 ribu operasi per detik. Mikroprosesor 4004 ini adalah salah satu dari seri IC untuk
komponen kalkulator tersebut: 4001: memori ROM 2.048 bit; 4002: memori RAM 320 bit; serta 4003: register geser I/O 10 bit. Pada tahun 1972, 8008 dengan bus data 8 bit digunakan oleh Don Lancaster untuk membuat cikal-bakal personal komputer. 8008 membutuhkan 20 komponen tambahan untuk dapat bekerja penuh sebagai CPU. Lalu tahun 1974, 8080 menjadi otak personal pertama komputer, Altair, diduga merupakan nama tujuan pesawat Starship Enterprise di film TV Star Trek. 8080 hanya membutuhkan 2 perangkat tambahan untuk bekerja. Selain itu 8080 terbuat dari transistor NMOS yang bekerja lebih cepat. 8080 diseut sebagai mikroprosesor generasi kedua. Segera sesudah itu Motorolla membuat MC6800 yang juga merupakan CPU multiguna. MC6800 sangat populer karena menggunakan catu daya +5V, dibanding 8080 dengan catu daya .5V, +5V, -12V, dan +12V. Mikroprosesor lain yang muncul adalah 6502 sebagai CPU komputer Apple II, dan Zilog Z80 untuk CPU Radio Shack TRS-80. Tahun 1978, IBM menciptakan personal komputer PC-XT yang sangat populer menggunakan mikroprosesor 8086 dan 8088. Keduanya mampu menangani data 16 bit. Bedanya hanya pada ukuran bus data yang hanya 8 bit untuk 8088 (operasi internal 16 bit), dan 16 bit untuk 8086. Kemudian Intel membut 80186 dan 80188 yang juga berisi perangkat peripheral terprogram. Tahun 1982, 80286 adalah prosesor pertama yang dapat menjalankan perangkat lunak yang ditulis untuk pendahulunya, karena instruksi yang dimiliki oleh seri sebelumnya semuanya dimiliki dan ditambahi dengan instruksi lain. Kompatibilitas ke atas ini kemudian menjadi ciri khas mikroprosesor Intel. Dalam 6 tahun, ada 15 juta PC-AT yang menngunakan 80286 sebagai CPU. Tahun 1985, Intel membuat 80386 (386TM) yang mengandung 275 ribu transistor, dan merupakan mikroprosesor 32 bit yang dapat melakukan multi tasking (menjalankan beberapa program dalam waktu yang bersamaan). Tahun 1989, Intel 486TM adalah prosesor pertama yang mempunyai math coprosesor secara built-in di dalamnya. Tahun 1993, lahir keluarga prosesor PentiumR. Tahun 1995, prosesor PentiumR Pro didesain untuk server 32-bit, mengandung 5,5 juta transistor dan mempunyai chip memori cache kedua di dalamnya. Tahun 1997, dibuat prosesor PentiumR II dengan 7,5 juta transistor dan teknologi MMX, yang didesain khusus untuk memproses data video, audio and grafik secara efisien. Prosesor ini juga diperkenalkan dengan bentuk cartridge Single Edge Contact (S.E.C). Seiring dengan itu bermunculan seri Celeron yang merupakan versi Pentium dengan beberapa fitur yang dihilangkan untuk menekan biaya produksi.
Tahun 1999 muncul Pentium !!! dengan 70 instruksi baru yang mendukung Internet Streaming SIMD. Processor ini berisi 9,5 juta transistor, dan mengintroduksi teknologi 0,25-micron. Pada saat ini sedang dikembangkan mikroprosesor 64 bit, sehingga operasi-operasi matematis yang dilakukan dapat lebih cepat.
Sejarah Processor Intel . Presentation Transcript 1. Tahun 1971 Microprocessor 4004Pada tahun 1971 munculah microprocessor pertamaIntel , microprocessor 4004 ini digunakan padamesinkalkulator Busicom. Dengan penemuan ini makaterbukalah jalan untuk memasukkan kecerdasanbuatan padabenda mati 2. 1972 dan 1974 8008 8080 munculah microprocessor Menjadi otak dari sebuah 8008 yang berkekuatan 2 komputer yang bernama Altair,Kali lipat dari pendahulunya pada saat itu terjual sekitar yaitu 4004 sepuluh ribu dalam 1 bulan. hmz#design 3. Tahun 1978 Processor 8086i8086-i8088 Microprocessor (1978) merupakan CPU 16 bit pertama Intel yang menggunakan bus sistem 16 bit. Tetapi perangkat keras 16 bit seperti motherboard saat itu terlalu mahal, dimana komputer mikro 8 bit merupakan standart. Pada 1979 Intel merancang ulang CPU sehingga sesuai dengan perangkat keras 8 bit yang ada. PC pertama (1981) mempunyai CPU 8088 ini. 8088 merupakan CPU 16 bit, tetapi hanya secara internal. Lebar bus data eksternal hanya 8 bit yang memberi kompatibelan dengan perangkat keras yang ada. 4. Tahun 1982 Microprocessor i286 Microprocessor 1. Frekuensi clock ditingkatkan, tetapi perbaikan yang utama ialah optimasi penanganan perintah. 286 menghasilkan kerja lebih banyak tiap tik clock daripada 8088/8086. Pada kecepatan awal (6 MHz) berunjuk kerja empat kali lebih baik dari 8086 pada 4.77 MHz. Belakangan diperkenalkan dengan kecepatan clock 8,10,dan 12 MHz yang digunakan pada IBM PC-AT (1984). Pembaharuan yang lain ialah kemampuan untuk bekerja pada protected mode/mode perlindungan . mode kerja baru dengan g24 bit virtual address modeh/mode pengalamatan virtual 24 bit, yang menegaskan arah perpindahan dari DOS ke Windows dan multitasking. Tetapi anda tidak dapat berganti dari protected kembali ke real mode / mode riil tanpa mere- boot PC, dan sistem operasi yang menggunakan hal ini hanyalah OS/2 saat itu. 5. Tahun 1985 Microprocessor Intel386. 1. 386 diluncurkan 17 Oktober 1985. 80386 merupakan CPU 32 bit pertama. Prosessor ini dapat mengalamati memori hingga 4 GB dan mempunyai cara pengalamatan yang lebih baik daripada 286. 386 bekerja pada kecepatan clock 16,20, dan 33 MHz2. 386 mengenalkan mode kerja baru. Mode Kerja Baru itu disebut virtual 8086 yang terbuka untuk multitasking karena CPU dapat membuat beberapa 8086 virtual di tiap lokasi memorinya sendiri-sendiri. 6. 1989: Intel486 DX CPU Microprocessor1. 80486 dikeluarkan 10 April 1989 dan bekerja dua kali lebih cepat dari pendahulunya. Hal ini dapat terjadi karena penanganan perintah-perintah x86 yang lebih cepat, lebih-lebih pada mode RISC. Pada saat yang sama kecepatan bus dinaikkan, tetapi 386DX dan 486DX merupakan chip 32 bit. Sesuatu yang baru dalam 486 ialah menjadikan satu math coprocessor/prosesor pembantu matematis.2. Processor yang pertama kali memudahkan berbagai aplikasi yang tadinya harus mengetikkan command-command menjadi hanya sebuah klik saja, dan mempunyai fungsi komplek matematika sehinggamemperkecil beban kerja pada process
7. 1993: IntelR PentiumR Processor 1. Processor generasi baru yang mampu menangani berbagai jenis data seperti suara, bunyi, tulisan tangan, danfoto 1995: IntelR PentiumR Pro Processor2.Processor yang dirancang untuk digunakan pada aplikasi server dan workstation, yang dibuat untukmemproses data secara cepat, processor ini mempunyai 5,5 jt transistor yang tertanam. 8. 1997: IntelR PentiumR II ProcessorDiperkenalkan 7 Mei 1997, Pentium II mempunyai fitur- fitur :1. CPU diletakkan bersama dengan 512 KB L2 di dalam sebuah modul SECC (Single Edge Contact Cartridge)2. Terhubung dengan motherboard menggunakan penghubung/konektor slot one dan bus P6 GTL+.3. Perintah-perintah MMX.4. Perbaikan menjalankan program 16 bit (menyenangkan bagi pengguna Windows 3.11)5. Penggandaan dan perbaikan cache L1 (16 KB + 16 KB).6. Kecepatan internal meningkat dari 233 MHz ke 300 MHz (versi berikutnya lebih tinggi).7. Cache L2 bekerja pada setengah kecepatan CPU. 9. 1998: IntelR Pentium II XeonR Processor yang dibuat untuk kebutuhan padaProcessor aplikasi server. Intel saat itu ingin memenuhi strateginya yangingin memberikan sebuah processor unik untuk sebuah pasar tertentu. 1999: IntelR CeleronR Processor Processor Intel Celeron merupakan processor yang dikeluarkan sebagai processor yang ditujukan untukpengguna yang tidak terlalu membutuhkan kinerja processor yang lebih cepat bagi pengguna yang inginmembangun sebuah system computer dengan budget (harga) yang tidak terlalu besar. Processor Intel Celeronini memiliki bentuk dan formfactor yang sama dengan processor Intel jenis Pentium, tetapi hanya denganinstruksi-instruksi yang lebih sedikit, L2 cache-nya lebih kecil, kecepatan (clock speed) yang lebih lambat, danharga yang lebih murah daripada processor Intel jenis Pentium. Dengan keluarnya processor Celeron ini maka Intel kembalimemberikan sebuah processor untuk sebuah pasaran tertentu. 10. 1999: IntelR PentiumR III Processor 1. Processor Pentium III merupakan processor yang diberi tambahan 70 instruksi baru yang secara dramatismemperkaya kemampuan pencitraan tingkat tinggi, tiga dimensi, audio streaming, dan aplikasi-aplikasi videoserta pengenalan suara 1999: IntelR PentiumR III XeonR Processor2. Intel kembali merambah pasaran server dan workstation dengan mengeluarkan seri Xeon tetapi jenis PentiumIII yang mempunyai 70 perintah SIMD. Keunggulan processor ini adalah ia dapat mempercepat pengolahaninformasi dari system bus ke processor , yang juga mendongkrak performa secara signifikan. Processor ini jugadirancang untuk dipadukan dengan processor lain yang sejenis 11. 2000: IntelR PentiumR 4 Processor Chipset 855, dan IntelR PRO/WIRELESS 2100 adalah komponen dari IntelR Centrino.. Intel Centrino dibuat untuk memenuhi kebutuhan pasar akan keberadaan sebuah komputer yang mudah dibawa kemana-mana. 2001: IntelR XeonR Processor Processor Intel Pentium 4 Xeon merupakan processor Intel Pentium 4 yang ditujukan khusus untuk berperansebagai computer server. Processor ini memiliki jumlah pin lebih banyak dari processor Intel Pentium 4 sertadengan memory L2 cache yang lebih besar pula. 12. 2001-2002: IntelR ItaniumR danIntelR ItaniumR2 Processor1. tanium adalah processor pertama berbasis 64 bit yang ditujukan bagi pemakain pada server dan workstationserta pemakai tertentu. Processor ini sudah dibuat dengan struktur yang benar-benar berbeda darisebelumnya yang didasarkan pada desain dan teknologi Intelð@
Explicitly Parallel Instruction Computing ( EPIC). s2. Itanium 2 adalah generasi kedua dari keluarga Itanium. 13. Tahun 2003: IntelR PentiumR M Chipset 855, dan IntelR PRO/WIRELESSProcessor 2100 adalah komponen dari IntelR Centrino.. Intel Centrino dibuat untuk memenuhi kebutuhan pasar akan keberadaan sebuah komputer yang mudah dibawa kemana-mana. Tahun 2004: Intel Pentium M 735/745/755 processors Dilengkapi dengan chipset 855 dengan fitur baru 2Mb L2 Cache 400MHz system bus dan kecocokan dengan soket processor dengan seri-seri Pentium M sebelumnya. 14. Tahun 2004: Intel E7520/E7320 Chipsets 7320/7520 dapat digunakan untuk dual processor dengan konfigurasi 800MHz FSB, DDR2 400 memory, and PCI Express peripheral interfaces.Tahun 2005: Intel Pentium 4 Extreme Edition 3.73GHzSebuah processor yang ditujukan untuk pasar penggunakomputer yang menginginkan sesuatu yang lebih darikomputernya, processor ini menggunakan konfigurasi 3.73GHzfrequency, 1.066GHz FSB, EM64T, 2MB L2 cache, danHyperThreading. 15. Processor berbasis 64 bit danTahun 2005: Intel Pentium D 820/830/840 disebut dual core karena menggunakan 2 buah inti, dengan konfigurasi 1MB L2 cache pada tiap core, 800MHz FSB, dan bisa beroperasi pada frekuensi 2.8GHz, 3.0GHz, dan 3.2GHz. Pada processor jenis ini juga disertakan dukungan HyperThreading. Tahun 2006: Intel Core 2 Quad Q6600 Processor untuk type desktop dan digunakan pada orang yang ingin kekuatan lebih dari komputer yang ia miliki memiliki 2 buah core dengan konfigurasi 2.4GHz dengan 8MB L2 cache (sampai dengan 4MB yang dapat diakses tiap core ), 1.06GHz Front-side bus, dan thermal design power ( TDP ). 16. Tahun 2006: Intel Quad-core Xeon X3210/X3220 Processor yang digunakan untuk tipe server dan memiliki 2 buah core dengan masing-masing memiliki konfigurasi 2.13 dan 2.4GHz, berturut-turut , dengan 8MB L2 cache ( dapat mencapai 4MB yang diakses untuk tiap core ), 1.06GHz Front-side bus, dan thermal design power (TDP).Tahun 2005: Intel Pentium 4 Extreme Edition 3.73GHzSebuah processor yang ditujukan untuk pasar penggunakomputer yang menginginkan sesuatu yang lebih darikomputernya, processor ini menggunakan konfigurasi 3.73GHzfrequency, 1.066GHz FSB, EM64T, 2MB L2 cache, danHyperThreading. 17. Tahun 2005: Intel Pentium D Processor berbasis 64 bit dan disebut dual core karena820/830/840 menggunakan 2 buah inti, dengan konfigurasi 1MB L2 cache pada tiap core, 800MHz FSB, dan bisa beroperasi pada frekuensi 2.8GHz, 3.0GHz, dan 3.2GHz. Pada processor jenis ini juga disertakan dukungan HyperThreading. Tahun 2006: Intel Core 2 Quad Q6600 Processor untuk type desktop dan digunakan pada orang yang ingin kekuatan lebih dari komputer yang ia miliki memiliki 2 buah core dengan konfigurasi 2.4GHz dengan 8MB L2 cache (sampai dengan 4MB yang dapat diakses tiap core ), 1.06GHz Front-side bus, dan thermal design power ( TDP ). 18. 2010 : Intel Core i3 ( 7 January 2010 ) Intel Core i3 merupakan varian paling value dibandingkan dua saudaranya yang lain.Processor ini akan mengintegrasikan GPU (Graphics Processing Unit) alias Graphics On-board didalam processornya. Kemampuan grafisnya diklaim sama dengan Intel GMA padachipset G45. Selain itu Core i3 nantinya menggunakan manufaktur hybrid, inti processordengan 32nm, sedangkan memory controller/graphics menggunakan 45nm. Code produkCore i3 adalah gArrandaleh 2010 : Intel Core i5 ( 7 January 2010 )Kelebihan Core i5 ini adalah ditanamkannya fungsi
chipset Northbridgepada inti processor(dikenal dengan nama MCH pada Motherboard).Maka motherboard Core i5 yang akanmenggunakan chipset Intel P55(dikelas mainstream) ini akan terlihat lowong tanpakehadiran chipsetnorthbridge. Jika Core i7 menggunakan Triple Channel DDR 3, makadiCore i5 hanya menggunakan Dual Channel DDR 3. Penggunaandayanya juga diturunkanmenjadi 95 Watt. Chipset P55 ini mendukungTriple Graphic Cards (3x) dengan 1 16 PCI-Eslot dan 2 8 PCI-E slot 19. 2010 : Intel Core i7 ( 7 January 2010 dan 30 May 2010 ) Core i7 sendiri merupakan processor pertama dengan teknologi gNehalemh. Nehalemmenggunakan platform baru yang betul-betul berbeda dengan generasi sebelumnya. Salahsatunya adalah mengintegrasikan chipset MCH langsung di processor, bukan motherboard.Nehalem juga mengganti fungsi FSB menjadi QPI (Quick Path Interconnect) yang lebihrevolusioner.
Sejarah Singkat Mikroprosesor Keluarga 80~86
Posting pertamaku setelah hell o world! karena belum ada ide mau nulis apa, yaudah jadinya ngeshare artikel dari tugas kuliah aja. Semoga bermanfaat
Evolusi dari 8080/8085 ke 8086
Pada tahun 1978, Intel Corporation memperkenalkan mikroprosesor 16-bit yang dinamai 8086. Munculnya prosesor ini merupakan kemajuan besar terhadap generasi mikroprosesor Intel sebelumnya, yaitu 8080/8085, dalam beberapa aspek. Peryama, kapasitas memori 8086 sebesar 1 megabyte melampaui kemampuan 8080/8085 yang hanya mampu menangani memori sebesar 64K byte. Kedua, 8080/8085 merupakan sistem 8-bit, yang berarti bahwa mikroprosesor tersebut hanya mampu bekerja pada 8 bit data pada satu waktu. Data yang lebih besar dari 8 bit harus dipecah menjadi bagian-bagian sebesar 8 bit untuk diproses oleh CPU. Sebaliknya, 8086 merupakan mikroprosesor 16-bit. Ketiga, 8086 adalah mikroprosesor yang mempunyai pipeline, bertolak belakang dengan 8080/8085 yang tidak mempunyai pipeline. Dalam suatu sistem yang mempunyai pipeline, bus data dan address sibuk mentransfer data selagi CPU memproses informasi, dengan cara demikian akan meningkatkan efektifitas kemampuan mengolah dari
mikroprosesor. Meskipun teknologi pipeline merupakan fitur umum dari komputer mini dan mainframe, Intel merupakan pelopor dalam menerapkan teknologi pipeline pada mikroprosesor dengan chip tunggal.
Evolusi dari 8086 ke 8088
8086 adalah mikroprosesor dengan bus data internal dan eksternal 16-bit, yang berarti bahwa seluruh register mempunyai lebar 16-bit dan terdapat data bus 16-bit untuk mentrasfer data masuk dan keluar CPU. Meskipun munculnya 8086 merupakan suatu paninkatan besar terhadap generasi mikroprosesor sebelumya, namun masih terdapat beberapa kendala dalam penggunaan data bus eksternal 16-bit karena pada saat itu semua perangkat didesain pada mikroprosesor 8-bit. Terlebih lagi PCB dengan data bus 16-bit jauh lebih mahal. Oleh karena itu, Intel mengeluarkan versi 8088. Versi ini identik dengan 8086 terutama dalam hal pemrograman, tetapi secara eksternal 8088 mempunyai data bus 8-bit, bukan 16-bit. 8088 mempunya kapasitas memori setara 8086 yaitu 1 megabyte
Kesuksesan 8088
Pada tahun 1981, nasib baik Intel berubah untuk selamanya ketik IBM memilih 8088 sebagi mikroprosesor dalam mendesain IBM PC. IBM PC yang berbasiskan 8088 meraih kesuksesan besar pada saat itu, hal ini terutama disebabkan karena IBM dan Microsoft (pengembang sistem operasi MS-DOS) membuatnya menjadi open source, yang berarti bahwa sekuruh dokumentasi dan spesifikasi dari hardware dan software dari PC tersebut tersedia untuk umum. Hal ini membuat banyak vendor lain memungkinkan untuk menduplikasi atau meniru hardware tersebut dengan sukses sehingga memicu perkembangan yang signifikan dalam bidang desain hardware dan software yang berbasiskan IBM PC. Hal ini bertolak belakang dengan komputer Apple yang menerapkan sistem tertutup, memblokir segala upaya peniruan oleh perusahaan lain, baik domestik maupun luar neegeri.
Mikroprosesor 80286, 80386, dan 80486
Dengan kesuksesan besar Intel dan kebutuhan pengguna PC yang semakin besar untuk mikroprosesor yang bertenaga, Intel memperkenalkan 80286 pada tahun 1982. Fiturnya meliputi data bus 16-bit internal dan eksternal; 24 jalur address, yang menghasilkan memori 16 megabyte; dan yang paling signifikan yaitu virtual memory. 80286 mampu beroperasi dalam dua mode: real mode dan protected mode. Real mode secara sederhana adalah 8088/8086 yang lebih cepat dengan besar memori maksimum yang sama yaitu 1 megabyte. Protected mode memungkinkan penggunaan memori 16M namun juga mampu melindungi sistemm operasi dan progrm dari kerusakan yang disengaja maupun tidak disengaja oleh pengguna, dimana fitur ini tidak terdapat pada pengguna tunggal 8088-8086. Virtual memory adalah cara mengakali mikroprosesor untuk mengira bahwa ia telah mengakses jumlah memori yang hampir tak terbatas dengan menyapu data diantara disk storage dan RAM. IBM mengambil 80286 sebagai desain dari IBM PC AT, dan perusahaan lain mengikuti jejak IBM. Seiring dengan kebutuhan pengguna akan sistem yang lebih canggih, pada tahun 1985 Intel memperkenalkan 80386 (kadang-kadang disebut 80386DX), yang merupakan mikroprosesor 32-bit dengan 32-bit address bus. Mikroprosesor ini mampu menangani memori fisik hingga 4 gigabyte. Virtual memory ditingkatkan hingga
mencapai 64 terabyte. Semua mikroprosesor yang sejauh ini dibahas merupakan mikroprosesor dengan tujuan atau fungsi umum, tidak mampu menangani perhitungan matematis secara cepat. Karena alasan tersebut, Intel kemudian meluncurkan chip pengolah data numeris, yang disebut math coprocessor, seperti 8087, 80287, dan 80387. Kemudian Intel memperkenalkan 386SX, yang secara internal identik dengan 80386 tetapi mempunya data bus eksternal 16-bit dan address bus 24-bit yang memberikan kapasitas memori 16 megabyte. Hal ini membuat 386SX menjadi sistem yang jauh lebih murah. Dengan diperkenalkannya 80486 pada tahun 1989, Intel melakukan peningkatan besar dari versi 80386 dan math coprocessor pada chip tunggal ditambah dengan fitur-fitur tambahan seperti memory cache. Memori cache adalah RAM statis yang mempunyai waktu akses sangant cepat.
486 (80486)
486 mengalami peningkatan dibandingkan 386 dalam beberapa aspek. Pertama, dengan teknologi pipeline yang kuat, banyak istruksi 486 yang hanya dieksekusi dalam 1 click cycle daripada 3 clock sysle pada 386. Kedua, dengan ditanamkannya cache 8 kilobyte dengan core pada seluruh CPU single chip, 486 mampu mengeliminasi jeda interchip dari cache eksternal. Dengan kata lain, sementara 386 mempunyai cache eksternal, 486 mempunyai 8 kilobyte cache pada chip, 128K sampai 256K byte diluar chip juga terdapat dalam banyak sistem. Ketiga, Intel menggunakan 1,2 juta transistor untuk menggabungkan math coprocessor di dalam chip yang sama dengan CPU. Dimana pada mikroprosesor 80~86 sebelumnya, math coprocessor merupakan chip terpisah. Hal ini mengurangi jeda interchip yang diasosiasikan dengan sistem multichip seperti 386 dan 387, namun pada saat yang bersamaan hal ini membuat harga 486 menjadi tinggi jika dibandingkan dengan386 karena pada kenyataannya 486 adalah dua chip dalam satu chip; CPU utama dan math coprocessor. Keempat, pada 486 digunakan 4 pin untuk data parity (DP), yang memungkinkan penerapan dari pengecekan kesalahan keseimbangan pada board sistem. Kelima, dalam hal burst cycle, waktu siklus memori pada 486 dengan normal zero menunggu state dalam 2 clock, dengan kata lain, ia mengambil minimum 2 clock untuk membaca dari atau menulis ke memori eksternal atau I/O. Keenam, 486 mendukung seluruh instruksi 386 dan mempunyai 6 instruksi tambahan baru.
Intel Pentium
Intel memperkenalkan Intel Pentium pada 1993. Intel memasang 3,1 juta transistor pada bagian tunggal silikon menggunakan 273 pin paket PGA untuk mendesain generasi 80~86 selanjutya. Ia disebut sebagai Intel Pentium daripada 80586. Nama Pentium dipilih untuk membedakannya dari tiruan karena sulit untuk membuat hak cipta untuk nomor seperti 80586. Intel menggunakan tiga metode untuk meningkatkan kekuatan CPU, yaitu dengan meningkatkan frekuensi clock, meningkatkan jumlah bus data, dan mengubah arsitektur internal CPU untuk menyelesaikan eksekusi lebih banyak instruksi. Intel Pentium mempunya fitur baru. Pertama, bus data eksteral sebesar 64-bit, yang menghasilkan kode dan datake CPU dua kali lipat dibandingkan 486. Namun serupa dengan 386 dan 486, Pentium mempunya register 32-bit. Menghasilkan dua kali lipat informasi yang dapat dikerjakan asalkan ada dua unit eksekusi di dalam prosesor, dan inilah yang telah dilakukan Intel. Kedua, Pentium mempunyai total cache 16K byte pada chip: 8K untuk kode dan 8K yang lain untuk data. Pada 486 hanya terdapat 8K pada cache chip untuk data dan kode. Ketiga, math coprocessor pada chip Pentium berkali-kali lipat lebih cepat
dibandingkan 486. Ia telah di desain ulang untuk melakukan banyak instruksi seperti pertambahan dan perkalian, sepuluh kali lebih cepat daripada math coprocessor 486. Keempat, fitur unik Pentium adalah arsitektur superskalarnya. Transistor dalam jumlah besar digunakan untuk meletakkan dua unit eksekusi di dalam Pentium, ketika instruksi diambil, mereka dibagi ke dalam dua unit eksekusi ini. Kelima, Pentium mempunyai branch prediction untuk mengurangi perhitungan clock untuk program tertentu secara substansial. Keenam, Pentium menyediakan pilihan 4K atau 4M untuk ukuran halaman, pilihan halaman 4K membuatnya kompatibel dengan 486 dan 386, sementara pilihan ukuran halaman 4M mengijinkan pemetaaan dari program besar tanpa adanya fragmentasi. Ukuran halaman 4M pada Pentium mengurangi frekuensi kehilanhan halaman pada memori virtual. Ketujuh, Pentium mempunyai siklus burst read dan burst write, dimana 486 ganya mempunyai burst read. Hal ini berarti bahwa dalam 486 setiap penulisan pada lokasi doubleword berurutan harus dilakukan dengan 2 siklus clock biasa, hal ini tidak terjadi pada Pentium. Pentium mempunyai fitur yang memungkinkan penerapan multi mikroprosesor yang bekerja secara bersamaan. Ia juga mempunyai fitur yang disebut deteksi kesalahan dan functional redundancy untuk menjamin integritas data dan kode.
Pentium Pro Processor
Intel Pentium Pro merupakan generasi keenam dari keluarga mikroprosesor x86. Karena hal ini, literatur awal mengenai chip ini menyebutnya sebagai P6. Intel secara resmi menyebutnya Pentium Pro untuk menekankan superioritasya terhadap generasi Pentium. Intel menggunakan 5,5 juta transistor untuk membuat Pentium Pro. Pentium Pro pertama diperkenalkan pada tahun 1995 mempunyai kecapatan 150 Mhz dan mengonsumsi listrik 23 watt pada kecepatan itu, sejak saat itu, Intel telah memperkenalkan chip Pentium Pro dengan kecepatan yang lebih tinggi dan tingkat konsumsi daya yang beevariasi. Tidak ada yang mengejutkan dari Pentium Pro karena sejatinya ia menjalankan seluruh software yang ditulis untuk mikroprosesor 8086/88, 286, 386, 486, dan Pentium dan register 32-bit nya sapa persis dengan 386. Dengan kata lain, ukuran register tidak meningkat ke 64 bit seperti yang telah dilakukan oleh beberapa prosesor RISC seperti chip Alpha milik Digital Equipment. Untuk pertama kalinya, Intel juga menanamkan cache level 2 (L2) ke dalam Pentium Pro dalam paket tunggal tetapi dengan dua die terpisah. Paket ini oleh Intel disebut dual cavity. Integrasi dari 256K-bytes L2 cache dengan prosesor menjadi satu paket tunggal mengurangi jeda interchip diantara L2 cache dan CPU. Sementara integrasi semacam itu memotong jeda akses memori, ia juga membuat banyak pembuat SRAM tidak suka karena mereka kehilangan jatah lain dari bisnis PC ke Intel. Perhatikan bahwa CPU Pentium Pro hanya mempunyai L1 cache sebesar 16K byte pada die yang sama, yang serupa dengan prosesor Pentium dimana L2 cache 256KB (atau 512 KB) terletak pada die terpisah. Disamping 5,5 juta transistor yang digunakan pada CPU Pentium Pro dan L1 cache 16KB, L2 cache menggunakan lebih dari 10 juta transistor tergantung pada ukuran L2 cache. Terdapat kemunngkinan bahwa Intel akan memperkenalkan Pentium Pro tanpa L2 cache.
Sejarah Mikroprosesor
Mikroprosesor adalah sebuah chip (IC) yang bekerja dengan program. Fungsi Mikroprosesor adalah sebagai pengontrol atau pengolah utama dalam suatu rangkaian elektronik. Mikroprosesor biasa disebut juga CPU (Central Processing Unit).
Cara kerja sebuah Mikroprosesor diarahkan oleh suatu program dalam kode-kode bahasa mesin yang telah dimasukkan terlebih dahulu ke dalam sebuah memori. Di dalam Mikroprosesor minimal terdiri dari rangkaian digital, register, pengolah logika aritmatika, rangkaiansekuensial.
Sejarah Mikroprosesor. . Th. 1946 : Komputer modern pertama dibuat di University of Pennsylvania USA yang disebut ENIAC (Electronics Numerical Integrator and Calculator. . ENIAC terdiri dari 17.000 tabung hampa, 500 mil kabel, berat > 30 ton, dapat menjalankan 100.000 operasi per detik, diprogram dengan mengatur jalur kabel pada rangkaiannya. . Th. 1948 : Transistor pertama dibuat di Bell Labs, USA. . Th. 1958 : IC (Integrated Circuit) pertama dibuat oleh Jack Kilby dari Texas Instrument, USA. . Penemuan IC ini mendorong pengembangan IC Digital (1960), dan mikroprosesor pertama oleh Intel (1971). . Mikroprosesor pertama di dunia adalah Intel 4004 merupakan prosesor 4-bit, Kebanyakan Kalkulator masih berbasis mikroprosesor 4-bit. . Th. 1971 : Intel mengeluarkan mikroprosesor 8-bit yaitu Intel 8008. . Th. 1973 : Intel memperkenalkan mikroprosesor 8-bit modern pertama Intel 8080 (10x lebih cepat dari 8008), dan diikuti Motorola MC6800. . Th. 1977 : Intel memperkenalkan 8085 yang merupakan mikroprosesor 8-bit terakhir yang dibuat Intel dengan frek.clock dan kecepatan lebih tinggi. . Perusahaan lain yang mampu menyaingi Intel 8085 adalah Zilog Corporation dengan Z80. . Th. 1978 : Intel mengeluarkan mikroprosesor 16-bit yaitu 8086, setahun kemudian mengeluarkan 8088 dengan kecepatan eksekusi dan memori lebih besar dari 8085, serta mulai digunakannya cache memori (sistem antrian yang mengatur pemberian instruksi sebelum menjalankannya). . Intel 8086/8088 disebut juga CISC (Complex Instruction Set Computer) karena jumlah dan kompleksitas instruksinya. . Th. 1981 : IBM membuat PC menggunakan mikroprosesor 8088 untuk menjalankan aplikasi seperti spreadsheet dan pengolah kata. . Th. 1983 : Intel mengeluarkan mikroprosesor 16-bit 80286, dengan kemampuan memori 16 MB. . Th. 1986 : Intel mengeluarkan mikroprosesor 32-bit pertama 80386, dengan kemampuan memori 4 GB. . Th. 1989 : Intel mengeluarkan mikroprosesor 32-bit 80486, dengan kemampuan memori 4 GB + 8K Cache. . Th. 1993 : Intel memperkenalkan mikroprosesor 32-bit Pentium I, Th. 1997 Pentium II,kemudian berturut-turut Pentium III dan Pentium 4 pada Th. 2000, dimana mulai digunakan teknologi memori RAMBUS menggantikan teknologi SDRAM.
Sebuah mikroprosesor (disingkat ƒÊP atau uP) adalah sebuah central processing unit (CPU) elektronik komputer yang terbuat dari transistor mini dan sirkuit lainnya di atas sebuah sirkuit terintegrasi semikonduktor. Sebelum berkembangnya mikroprosesor, CPU elektronik terbuat dari sirkuit terintegrasi TTL terpisah; sebelumnya, transistor individual; sebelumnya lagi, dari tabung vakum. Bahkan telah ada desain untuk mesin komputer sederhana atas dasar bagian mekanik seperti gear, shaft, lever, Tinkertoy, dll.
Evolusi dari mikroprosesor telah diketahui mengikuti Hukum Moore yang merupakan peningkatan performa dari tahun ke tahun. Teori ini merumuskan bahwa daya penghitungan akan berlipat ganda setiap 18 bulan, sebuah proses yang benar terjadi sejak awal 1970-an; sebuah kejutan bagi orang-orang yang berhubungan. Dari awal sebagai driver dalam kalkulator, perkembangan kekuatan telah menuju ke dominasi mikroprosesor di berbagai jenis komputer; setiap sistem dari mainframe terbesar sampai ke komputer pegang terkecil sekarang menggunakan mikroprosesor sebagai pusatnya.
Karakteristik Mikroprosesor Berikut adalah karakteristik penting dari mikroprosesor : 1. Ukuran bus data internal (internal data bus size): Jumlah saluran yang terdapat dalam mikroprosesor yang menyatakan jumlah bit yang dapat ditransfer antar komponen di dalam mikroprosesor. 2. Ukuran bus data eksternal (external data bus size): Jumlah saluran yang digunakan untuk transfer data antar komponen antara mikroprosesor dan komponen-komponen di luar mikroprosesor. 3. Ukuran alamat memori (memory address size): Jumlah alamat memori yang dapat dialamati oleh mikroprosesor secara langsung. 4. Kecepatan clock (clock speed): Rate atau kecepatan clock untuk menuntun kerja mikroprosesor. 5. Fitur-fitur spesial (special features): Fitur khusus untuk mendukung aplikasi tertentu seperti fasilitas pemrosesan floating point, multimedia dan sebagainya.
Sejarah Singkat Keluarga Processor Pentium
Keluarga Pentium prosesor, yang berakar pada prosesor (TM) Intel486, Intel486 menggunakan set instruksi (dengan beberapa petunjuk tambahan). Prosesor Pentium Istilahhhmengacu pada keluarga mikroprosesor yang berbagi arsitektur yang umum dan set instruksi. Prosesor Pentium pertama (berbagai P5) diperkenalkan pada tahun 1993. Prosesor-V 5.0 itu dibuat dalam 0,8-mikron (BiCMOS) teknologi bipolar semikonduktor oksida logam yang saling melengkapi. Prosesor P5 berjalan pada frekuensi clock baik 60 atau 66 MHz dan memiliki 3,1 juta transistor.
Versi berikutnya dari keluarga prosesor Pentium, prosesor P54C, diperkenalkan pada tahun 1994. Prosesor P54C yang dibuat dalam 3.3-V, 0.6-mikron BiCMOS teknologi. Prosesor P54C juga memiliki System Management Mode (SMM) untuk manajemen daya tingkat lanjut
Prosesor Intel Pentium, seperti pendahulunya mikroprosesor Intel486, adalah software yang sepenuhnya kompatibel dengan dasar terinstal lebih dari 100 juta sistem arsitektur Intel yang kompatibel. Selain itu, prosesor Intel Pentium menyediakan tingkatan baru kinerja perangkat lunak baru dan yang sudah ada melalui implementasi ulang dari instruksi 32-bit Intel menset arsitektur menggunakan terbaru yang paling canggih, teknik desain. Dioptimalkan, unit pelaksanaan eksekusi dual menyediakan satu-jam untuk gcoreh instruksi, sementara teknologi canggih, seperti arsitektur superscalar, prediksi cabang, dan pipelining eksekusi, memungkinkan beberapa instruksi untuk mengeksekusi secara paralel dengan efisiensi tinggi. Memisahkan kode dan data cache dikombinasikan dengan lebar 128-bit dan 256-bit jalur data internal dan 64-bit, burstable, bus eksternal memungkinkan kinerja tingkat ini dapat dipertahankan dalam sistem
biaya-efektif. Penerapan teknologi maju di prosesor Intel Pentium membawa gcanggihh kinerja dan kemampuan yang ada Intel perangkat lunak arsitektur, serta aplikasi baru dan maju.
Sejarah Procesor Intel Pentium
1. Intel Pentium I
Pentium I adalah generasi kelima dari arsitektur prosesor mikro x86 buatan Intel Corporation, yang desainnya dibuat oleh Vinod Dham. Pentium merupakan penerus dari jajaran prosesor 486, dan mulai dijual ke pasaran pertama kali pada tanggal 22 Maret 1993. Nama asli (kode) Pentium adalah 80586 atau i586, untuk mengikuti penamaan generasi sebelumnya.
Pentium I merupakan prosesor pertama dari Intel yang menggunakan arsitektur superskalar, sehingga walaupun Pentium merupakan prosesor yang bersifat CISC, Pentium dapat bekerja seperti layaknya prosesor RISC, meskipun pada saat itu belum ada aplikasi yang mampu mengutilisasinya.
Revisi
Intel beberapa kali melakukan revisi prosesor Pentium miliknya, yakni dikarenakan ada kesalahan dalam operasi pembagian terhadap bilangan floating point yang tenar dengan sebutan Floating Point Division Bug. Selain karena kesalahan tersebut, Intel juga pernah merevisi Pentium karena ada masalah pada panas dan penurunan tegangan, serta pengubahan proses manufaktur prosesor.
Prosesor Pentium Generasi Pertama
Prosesor Pentium generasi pertama, yang memiliki nama kode i586, P5, atau 80586 memiliki kecepatan 60 MHz dan 66 MHz. Prosesor ini dipaketkan pada paket Pin-Grid Array 273-pin yang ditancapkan pada Socket-4. Prosesor ini dibangun dengan menggunakan teknik manufaktur Bipolar CMOS 800 nanometer. Karena ada 3100000 tabung vakum di dalamnya (sekarang digantikan fungsinya oleh transistor yang berukuran sepermiliar meter), prosesor ini pun terlihat bongsor karena untuk menetralisir panas yang dihasilkan diperlukan komponen tambahan. Akibatnya, prosesor ini hanya tersedia sebentar saja di pasaran. Prosesor ini pun menggunakan tegangan operasi yang sangat besar 5 volt, yang menyebabkannya ia boros daya (hingga 16 Watt), dan tentunya panas yang berlebih. Prosesor Pentium Generasi Kedua
Sadar atas kelemahan Pentium generasi pertama, Intel pun merevisi Pentium dengan meluncurkan Pentium generasi selanjutnya (yang memiliki nama kode P54C), pada tanggal 7 Maret 1994. Prosesor baru ini diperkenalkan pada frekuensi 90 MHz, 75 MHz, 100 MHz. Selanjutnya dirilis pula seri dengan kecepatan 120 MHz, 133 MHz, 150 MHz, 166 MHz, dan yang tercepat 200 MHz. Berbeda dengan prosesor Pentium Generasi awal, prosesor ini dibangun dengan menggunakan teknologi manufaktur Bipolar CMOS 600 nanometer, mengikuti beberapa saingannya dari Motorola dan IBM. Versi yang lebih baru (120 MHz ke atas) bahkan dibuat
dengan menggunakan teknologi manufaktur 350 nanometer, sehingga dapat menampung 3300000 transistor. Dengan menggunakan teknologi manufaktur yang lebih canggih, Pentium pun lebih ramping dan lebih hemat daya (frekuensi 200 MHz hanya memakan 15.5 Watt).
Prosesor ini dipaketkan dengan menggunakan paket Staggered Pin-Grid Array (SPGA) 296-pin yang tentu saja tidak kompatibel dengan prosesor generasi sebelumnya. Satu-satunya cara yang digunakan oleh pengguna untuk melakukan upgrading dari prosesor generasi pertama ke generasi kedua adalah dengan melakukan penggantian motherboard.
Pentium MMX
Generasi ketiga dari prosesor Pentium adalah Pentium MMX (yang memiliki nama kode P55C) yang dirilis pada tahun 1997. Intel memasukkan tambahan 57 instruksi MMX baru ke dalam prosesor, tanpa melakukan perombakan terhadap desain. karena modul MMX hanya ditambahkan begitu saja ke dalam rancangan Pentium tanpa rancang ulang, Intel terpaksa membuat unit MMX dan FPU melakukan sharing, dalam arti saat FPU aktif MMX non-aktif, dan sebaliknya. Sehingga Pentium MMX dalam mode MMX tidak kompatibel dengan Pentium. Prosesor ini tersedia dalam frekuensi kecepatan/bus 166MHz/66MHz, 200MHz/66MHz, dan 233/66MHz. Selain ditujukan untuk prosesor desktop, prosesor ini juga tersedia untuk prosesor mobile, yang bekerja pada frekuensi 266MHz/66MHz. Ukuran Cache pun ditingkatkan pada prosesor ini: Pentium MMX memiliki 16 KB Data cache yang bersifat write-back (yang pada versi Pentium sebelumnya hanya terdapat 8 KB). Chip prosesor Pentium MMX diproduksi dengan menggunakan teknik manufaktur Bipolar CMOS 350 nanometer, dan tegangan yang digunakannya adalah 2.8 Volt. Prosesor untuk komputer portabel (yang dibangun dengan teknologi 250 nanometer) yang begitu membutuhkan penghematan daya bahkan hanya membutuhkan 1.8 Volt.
Lagi-lagi, Intel mengganti dudukan prosesor ke socket baru, Socket-7 321-pin, yang memiliki fitur pengatur voltase secara otomatis (Automatic Voltage Regulator Module). Untuk menggunakan prosesor ini, akhirnya pengguna dipaksa lagi untuk mengganti motherboard-nya.ok
2. Intel Pentium II
Pentium II mengacu pada merek Intel Microarchitecture generasi keenam ( gIntel P6) dan x86-kompatibel mikroprosesor diperkenalkan pada 7 Mei 1997. Mengandung 7,5 juta transistor, Pentium II menampilkan versi perbaikan dari generasi P6 pertama inti dari Pentium Pro, yang berisi 5,5 juta transistor. Namun, dengan L2 cache subsistem adalah downgrade bila dibandingkan dengan Pentium Pro. Pada awal 1999, Pentium II digantikan oleh Pentium III.
Pada tahun 1998, Intel Pentium II dekat dengan keluarga yang merilis Pentium II Celeron berbasis garis prosesor untuk low-end workstation dan Pentium II Xeon baris untuk server dan workstation high-end. Celeron iniditandai dengan dikurangi atau dihilangkan (dalam beberapa kasus ada tetapi cacat) kecepatan penuh L2 cache dan 66 MT / s FSB. The Xeon ini ditandai oleh
serangkaian penuh kecepatan L2 cache (dari 512 KB ke 2048 KB), 100 MT / s FSB, antarmuka fisik yang berbeda (Slot 2), dan dukungan untuk multiprocessing simetris.
Mikroprosesor Pentium II sebagian besar didasarkan pada mikroarsitektur dari pendahulunya, Pentium Pro, namun dengan beberapa perbaikan yang signifikan.
Tidak seperti sebelumnya, Pentium dan Pentium Pro, Pentium II CPU ini dikemas dalam sebuah slot berbasis modul daripada soket CPU. Prosesor dan komponen terkait dibawa pada daughterboard mirip dengan papan ekspansi yang khas dalam cartridge plastik. Seorang tetap atau dilepas heatsink dilakukan di satu sisi, kadang-kadang menggunakan kipas sendiri.
Paket yang lebih besar ini adalah suatu kompromi yang memungkinkan Intel untuk memisahkan cache sekunder dari prosesor, namun tetap menyimpannya di dekat gabungan side bus. L2 cache yang setengah berlari di clock frekuensi prosesor, tidak seperti Pentium Pro, yang tetap L2 cache yang bekerja pada frekuensi yang sama seperti prosesor. Namun, ukuran cache yang paling kecil telah meningkat menjadi 512 KB dari 256 KB pada Pentium Pro. Off-paket cache Pentium Pro memecahkan hasil yang rendah, sehingga memungkinkan Intel untuk memperkenalkan Pentium II pada tingkat harga arus utama. pengaturan ini juga memungkinkan Intel untuk mudah memvariasikan jumlah L2 cache, sehingga memungkinkan untuk sasaran segmen pasar yang berbeda dengan lebih murah atau lebih mahal prosesor dan tingkat kinerja yang menyertainya.
3. Intel Pentium III
Pentium III mengacu pada merek Intel 32-bit x86 desktop dan mobile berdasarkan mikroprosesor generasi keenam mikroarsitektur Intel P6 diperkenalkan pada 26 Februari 1999. Merek prosesor awal yang sangat mirip dengan Pentium II awal-merek mikroprosesor. Perbedaan yang paling menonjol adalah penambahan set instruksi SSE (untuk mempercepat floating point dan paralel perhitungan), dan pengenalan nomor seri yang kontroversial tertanam dalam chip selama proses manufaktur.
Mirip dengan Pentium II, Pentium III juga disertai oleh merek Celeron-end yang lebih rendah versinya, dan Xeon untuk high-end (server dan workstation) derivatif. Pentium III akhirnya digantikan oleh Pentium 4, tetapi inti Tualatin juga menjabat sebagai dasar untuk Pentium M CPU, yang digunakan banyak ide dari mikroarsitektur Intel P6. Selanjutnya, itu adalah AM mikroarsitektur dari merek Pentium M CPU, dan bukan ditemukan NetBurst prosesor Pentium 4, yang membentuk dasar bagi energi Intel Core mikroarsitektur Intel efisien dari merek CPU Core 2, Pentium Dual-Core, Celeron (Core) , dan Xeon.
Pertama kali varian Pentium III adalah Katmai (kode produk Intel 80525). Ini adalah perkembangan lebih lanjut dari Deschutes Pentium II. Satu-satunya perbedaan adalah unit pelaksanaan penambahan dan modifikasi decode dan mengeluarkan instruksi logika untuk mendukung SSE; serta meningkatkan L1 cache controller . yang L2 cache controller yang tersisa tidak berubah, karena itu akan benar-benar dirancang ulang untuk Coppermine toh . yang bertanggung jawab atas perbaikan kinerja minor atas gDeschutesh Pentium Iis. Pertama kali dirilis pada kecepatan 450 dan 500 MHz. Dua versi yang dirilis: 550 MHz pada 17 Mei 1999 dan 600 MHz pada 2 Agustus 1999. On September 27, 1999 Intel merilis 533B dan 600B berjalan
pada 533 & 600 MHz masing-masing. The .B. suffix menunjukkan bahwa ini menggunakan 133 MHz FSB, bukannya 100 MHz FSB dari model-model sebelumnya.
4. Intel Pentium IV
Pentium 4 merek mengacu pada garis Intel single-core mainstream dan high-end desktop dan laptop central processing unit (CPU) diperkenalkan pada tanggal 20 November 2000 [1] (8 Agustus 2008 adalah tanggal pengiriman terakhir Pentium 4s [ 2]). Mereka memiliki generasi ke-7 mikroarsitektur, yang disebut NetBurst, yang merupakan perusahaan pertama semua-desain baru sejak tahun 1995, ketika mikroarsitektur Intel P6 dari CPU Pentium Pro telah diperkenalkan. NetBurst berbeda dari sebelumnya Intel P6 (Pentium III, II, dll) dengan menampilkan instruksi yang sangat dalam pipa untuk mencapai kecepatan clock yang sangat tinggi [3] (hingga 3,8 GHz) hanya dibatasi oleh TDPs mencapai hingga 115 W di 3.4 GHz -3,8 GHz dan Prescotts Prescott 2M core [4] (TDP tinggi memerlukan pendinginan tambahan yang dapat Exclusif atau mahal). Pada tahun 2004, awal 32-bit x86 set instruksi dari Pentium 4 diperluas oleh mikroprosesor 64-bit x86-64 set.
Pertama Pentium 4 core, dengan nama kode Willamette, yang absen dari 1.3 GHz hingga 2 GHz dan prosesor Willamette pertama dirilis pada November 20, 2000 menggunakan Socket 423. Terkenal dengan diperkenalkannya Pentium 4 adalah 400 MHz FSB. Ini sebenarnya beroperasi pada 100 MHz tapi FSB adalah quad-dipompa, yang berarti bahwa kecepatan transfer maksimum adalah empat kali lipat dari bus biasa, sehingga dianggap untuk dijalankan pada 400 MHz. AMD Athlon dipompa ganda FSB berlari pada 200 MHz atau 266 MHz pada waktu itu.
Pentium 4 CPU memperkenalkan SSE2, dalam basis Prescott Pentium 4s, SSE3 set instruksi untuk mempercepat perhitungan, transaksi, media pengolahan, grafis 3D, dan permainan. Menampilkan versi Hyper-Threading Technology (htt), sebuah fitur untuk membuat satu CPU fisik bekerja sebagai dua logis dan virtual CPU. Intel juga memasarkan versi low-end mereka Celeron prosesor berdasarkan mikroarsitektur NetBurst (sering disebut Celeron 4), dan high-end derivatif, Xeon, yang ditujukan untuk server dan workstation multiprosesor. Pada tahun 2005, Pentium 4 ini dilengkapi dengan Pentium D dan Pentium Extreme Edition dual-core CPU.
Pentium 4 mempunyai penyebar panas terpadu (IHS) yang mencegah kerusakan yang dapat rusak saat mount dan solusi pendinginan unmounting. Sebelum IHS, shim CPU kadang-kadang digunakan oleh orang dengan kekhawatiran tentang kerusakan inti. Overclocker kadang-kadang mengeluarkan IHS pada Socket 423 dan Socket 478 chip untuk memungkinkan perpindahan panas yang lebih langsung. Namun, pada prosesor menggunakan Socket LGA 775 (Socket T) antarmuka, yang IHS langsung disolder (s), yang berarti bahwa IHS tidak dapat dengan mudah diangkat.
Merk prosesor yang banyak beredar dipasatan adalah AMD, Apple, Cyrix VIA, IBM, IDT, dan Intel. Bagian dari Prosesor Bagian terpenting dari prosesor terbagi 3 yaitu :
* Aritcmatics Logical Unit (ALU)
* Control Unit (CU)
* Memory Unit (MU)