Selasa, 31 Juli 2012

Input dan Output Device pada Computer

Input device (unit masukan) berfungsi sebagai media untuk memasukkan data dari luar sistem ke dalam suatu memori dan processor untuk diolah dan menghasilkan informasi yang diperlukan.
Data yang dimasukkan ke dalam sistem komputer dapat berbentuk signal input dan maintenance input.
Signal input berbentuk data yang dimasukkan ke dalam system komputer,
Maintenance input berbentuk program yang dimasukkan yang digunakan untuk mengolah data yang dimasukkan.
Jadi input device selain digunakan untuk memasukkan data, dapat pula digunakan untuk memasukkan program.
Berdasarkan sifatnya, peralatan input dapat digolongkan menjadi dua yaitu:
Peralatan input langsung, yaitu input yang dimasukkan langsung diproses oleh alat pemroses. Contohnya: keyboard, mouse, touch screen, scanner.
Peralatan input tidak langsung, yaitu input yang melalui media tertentu sebelum suatu input diproses oleh media pemroses. Contohnya punced card, disket.
Input device (unit masukan) terdiri dari beberapa macam piranti, piranti tersebut antara lain:
1. Keyboard
Keyboard merupakan unit input yang paling penting dalam suatu pengolahan data dengan komputer karena dapat berfungsi memasukkan huruf, angka, karakter khusus, serta sebagai media bagi user (pengguna) untuk melakukan perintah-perintah lainnya yang diperlukan, seperti menyimpan dan membuka file. Keyboard pertama diciptakan dan dipatentkan oleh Christopher Lantham pada tahun 1986 dan pada tahun 1887 diproduksi dan dipasarkan oleh perusahaan Remington.
Keyboard yang peling sering digunakan adalah keyboard jenis QWERTY yang memiliki empat bagian yaitu:
1)    Typewriter merupakan tombol utama dalam input. Tombol ini sama dengan tuts pada mesin ketik yang terdiri atas alphabet dan tombol lainnya seperti back space, caps lock, delete, esc, end, enter, home, insert, pagu up, page down,dan tab.
2)    Numeric Key tombol ini terletak di sebelah kanan keyboard dan terdiri atas angka dan arrow key. Jika lampu indikator num lock menyala maka tombol ini berfungsi sebagai angka. Jika lampu indikator num lock mati maka tombol ini berfungsi arrow key.
3)    Function key tombol ini terletak pada baris paling atas, tombol fungsi ini terdiri dari F1 s/d F12. Fungsi tombol ini berbeda-beda tergantung dari program komputer yang digunakan.
4)    Special function key  tombol ini terdiri atas tombol Ctrl, Shift, dan Alt. Tombol akan mempunyai fungsi bila ditekan secara bersamaan dengan tombol lainnya.
2. Pointing device
Mouse
Berfungsi untuk perpindahan pointer atau kursor secara cepat dan sebagai perintah praktis dan cepat dibandingkan dengan keyboard. Sebagian besar mouse terdiri dari tiga tombol, yaitu kiri, kanan, dan tengah (saat ini kebanyakan tombol scroll). Istilah dalam penggunaan tombol mouse:
Click : pada  tombol kiri
Drag : yaitu menekan tombol kiri mouse tanpa melepaskannya dengan sambil digeser.
Double click : penekanan tombol kiri mouse dua kali secara cepat dan teratur.
Right click : menekan tombol kanan mouse satu kali.
Touchpad
Unit masukan ini biasanya dapat ditemukan pada laptop dan notebook, yaitu dengan menggunakan sentuhan jari. Biasanya unit ini dapat digunakan sebagai pengganti mouse. Selain touchpad adalah model unit masukan yang sejenis yaitu pointing stick dan trackball.
Joystick
Alat ini biasa digunakan pada permainan (games) komputer. Joystick biasanya berbentuk tongkat.
3. Reading Tools
Barcode readers
Fungsi alat ini adalah untuk membaca suatu kode yang berbentuk kotak-kotak atau garis-garis tebal vertical yang kemudian diterjemahkan dalam bentuk angka-angka. Contoh kode barcode dapat ditemui pada produk-produk yang dijual di supermarket.
Scanner
Scanner adalah sebuah alat yang dapat berfungsi untuk meng-copy atau menyalin gambar atau teks yang kemudian disimpan ke dalam memori komputer. Dari memori komputer selanjutnya disimpan dalam harddisk ataupun floppy disk. Fungsi scanner mirip dengan mesin fotocopy. Tetapi pada scanner terdapat kelebihan untuk mengedit maupun memodifikasi hasil copy-an tersebut.
4. Webcam
Webcam (singkatan dari web camera) adalah sebutan bagi kamera real-time (bermakna keadaan pada saat ini juga) yang gambarnya bisa diakses atau dilihat melalui World Wide Web, program instating message, atau aplikasi video call.
Output device bisa diartikan sebagai peralatan yang berfungsi untuk mengeluarkan hasil pemrosesan ataupun pengolahan data yang berasal dari CPU kedalam suatu media yang dapat dibaca oleh manusia ataupun dapat digunakan untuk penyimpanan data hasil proses.
Output yang dihasilkan dari pengolahan data dapat digolongkan ke dalam empat macam bentuk sebagai berikut.
  • Tulisan
  • Image
  • Suara
  • Bentuk yang dapat dibaca oleh mesin (machine-readable form).
Jenis Media Output
Output devices dapat dibedakan menjadi beberapa jenis, diantaranya :
1. Visual, tampilan, screen atau display.
a. Monitor CRT (Cathode Ray Tube)
Ada dua jenis monitor CRT, yaitu monochrome dan color. Refresh rate monitor CRT (scan rate) : 60 kali per detik, dot pitch 0.28 mm. Resolusinya : jumlah pixel yang ditampilkan sebuah monitor. Salah satu contoh resolusi yang dimiliki yakni sebesar 640×480.
b. Monitor LCD (Liquid Crystal Diode)
Mengatur kristal (cell, pixel) agar mempolarisasikan cahaya. Idenya setiap cell berlaku seperti prisma yang membiaskan cahaya matahari (putih) menjadi warna tertentu. Bahan (jenis) crystal yang digunakan :
· Pasive matrix: dual scan LCD, indium-tin oxide
· Active matrix: thin film transistor (TFT)
Kekurangan LCD (dibanding CRT): respon lambat, dan kesulitan mengatur tegangan setiap pixel.
c. Display adapter / video controller
Ada bermacam-macam jenis display adapter. Yang banyak digunakan diantaranya ialah :
· HGC : Hercules Graphics Card, 4 color
· CGA: Color Graphic Adapter, 8 colors
· EGA : Enhanced Graphics Adapter, 16 colors.
2. Alat pencetak.
a. Printer
Printer digunakan untuk memproduksi hard copy dari data output atau teks. Printer biasanya diklasifikasikan sebagai tipe impact atau nonimpact, tergantung pada sifat mekanisme printing yang digunakan.

Impact dan Non-Impact
Ada beberapa teknologi utama printer yang digunakan dan dapat dibagi menjadi 2 kategori utama dengan beberapa tipe.
  • Impact
    • Dot Matrix Printer
    • Menggunakan serangkaian pin kecil dan pita tinta, menyebabkan tinta berpindah pada kertas pada titik sentuhannya.
    • Character Printer
    • Menggunakan prinsip mesin ketik. Menggunakan serangkaian bar dengan karakter (huruf dan angka) yang timbul. Karakter yang sesuai dipukulkan pada pita tinta untuk mendapatkan cetakan.
  • Printer ini menggunakan mekanisme yang menyentuh kertas untuk dapat menghasilkan cetakan.
  • Non-Impact
    • Ink Jet Printers
    • Menggunakan serangkaian nozle yang menyemprotkan tinta secara langsung ke kertas.
    • Laser printers
    • Menggunakan tinta kering (toner), listrik statis, dan panas untuk melakukan pencetakan. Prinsip kerjanya sama dengan mesin fotocopy.
    • Solid Ink Printers
    • Menggunakan batangan lilin seperti tinta yang dilelehkan dan disemprotkan pada kertas. Lilin ini kemudian mengering pada kertas.
    • Dye Sublimation Printers
    • Menggunakan gulungan film transparan yang panjang yang memiliki warna merah, biru, kuning, dan abu-abu. Yang terdapat dalam film ini adalah 4 warna dasar yang digunakan dalam pencetakan (CMYK). Head print menggunakan elemen dengan suhu yang bervariasi bergantung pada warna yang diinginkan. Pewarna diuapkan dan diserap permukaan kertas sebelum kembali menjadi padat.
    • Thermal Wax Printers
    • Semacam hybrid dari teknologi Solid Ink dan Dye Sublimation. Menggunakan pita warna CMYK. Pita warna melewati head print yang memiliki serangkaian pin yang dipanaskan. Pin ini mencairkan lilin dan merekatkannya pada kertas hingga mengeras kembali.
    • Thermal Autochrome Printers
    • Berbeda dengan jenis printer lainnya, warna tidak terletak pada printer melainkan pada kertas yang akan dicetak. Terdapat tiga lapisan (Cyan, Magenta, Yellow) pada kertas dan setiap lapisan diaktifkan dengan suhu tertentu. Print head melewati kertas tiga kali dengan memberikan suhu yang sesuai dengan lapisan warna yang diperlukan.


b. Plotter
Plotter secara prinsip memiliki fungsi yang sama dengan printer. Yang membedakan secara umum adalah ukuran dan peruntukan dari plotter tersebut. Plotter mampu mencetak pada kertas dengan ukuran A0, dan biasanya digunakan untuk mencetak peta dan gambar ukuran besar lainnya.
Plotter juga mengalami perkembangan yang cukup pesat, yang dimulai hanya dengan menggunakan pena sebagai alat cetak, hingga saat ini telah menggunakan inkjet dan bubuk tinta (Laserjet).
3. Suara atau audio.
a. Audio Output and Combination Devices
Audio Output Devices berfungsi untuk menerjemahkan informasi audio ke dari komputer ke dalam suara, contohnya speaker dan handphone. Combination device terdiri dari mesin fax (facsimile transmission machine), multifunction device (MFD) yakni kombinasi antara scanner, printer, fax dan mesin pengkopi, dan terminal yang
menghubungkan ke sebuah host computer. Terminal juga terdiri dari dumb terminal (hanya untuk input dan menerima data dari host computer), intelligent terminal (memproses unit, memory dan secondary storage), network terminal (intelligent terminal tanpa secondary storage) dan internet terminal (hanya pada akses internet).
b. Assistive Output Devices
Sama halnya dengan assistive input device, tujuannya adalah untuk mempermudah pengguna. Jenisnya adalah Braille output device dan voice output device. Voice output device dibagi menjadi dua, yakni reading machines yang fungsinya mengkonversikan teks yang tercetak ke dalam suara dan screen readers yang fungsinya untuk mengkonversikan teks pada monitor komputer ke dalam suara.
c. Speaker
Fungsi speaker pada komputer sama dengan fungsi speaker pada perangkat audio sistem. Yang membedakan secara garis besar hanyalah pada ukurannya. Speaker pada komputer dibuat seefisien mungkin agar tidak terlalu memerlukan banyak tempat. Namun pada pengguna tertentu terkadang menghubungkan output sound mereka pada perangkat speaker lainnya untuk lebih memberikan kepuasan yang lebih.

0 komentar:

Posting Komentar